Minggu, 14 Agustus 2011

Seminar IPTEK di PUSPITEK Serpong



Well bermula pada hari Selasa pagi.....
“Tok..tok..tok... Assalamualaikum “, Pak Sardi datang
“Walaikumsalam” semua menjawab.
Hmm disini ada yang  jago kumputer gak? Bapak lagi butuh  empat siswa dan empat siswi untuk seminar IPTEK di Puspitek, Serpong. Kelas ips empat sudah ada Imam Nabil. Saat itu aku tertarik Cuma aku gak berani ngomong. Saat teman-teman meneriaki namaku aku hanya diam saja tertunduk.
Bel istirahat pun berbunyi lalu aku mengumpulkan tugas geografi bersama Nurul, salah satu teman sekelasku. Lalu Amel datang kekelas dan berbicara denganku.
“Eh Anis, aku ikut seminar itu tau bareng Diana”.
“Masa sih? Aku juga mau ah” kataku semangat
“Tapi gak tau masih ada apa udah penuh , yauda kita ke Pak Sardi aja dikantor”. Amel memberi solusi.
Sampailah aku dan Amel dikantor ditemani Nurul pula. Lama ku cari guruku yang satu ini dan akhirnya kami bertemu.
“Pak yang mau seminar itu masih kosong  gak aku mau ikutan?”
“Maaf nak, udah penuh nanti Anis mah ke Bandung aja yah”.
“Yauda gak apa-apa kok Pak, Amin makasih Pak”.
“Iyah sama-sama”.
Aku,Nurul dan Amel melanjutkan pergi ke masjid.
Hari itu hari Jumat aku belajar seperti biasa. Setelah persentasi Ekonomi aku belajar Sosiologi dan pada saat pelajaran sejarah Amel bergegas untuk berangkat seminar itu. Beberapa lama kemudian Amel mengetok pintu...
“Tok..tok..tok Assalamualaikum pak permisi, Anis kamu mau ikut seminar gak?”.
“Aaaa..aku? emang masih bisa?”.
“Iyah kata Pak Sardi masih ada”.
“Tapi aku pake baju koko engga seragam sama kalian”.
“Udah gak apa-apa”.
Dari jauh aku lihat Pak Sardi dan yang lainnya sedang menungguku dan Amel.
“Pak aku gak apa-apa ini pake baju beda sendiri?”.
“Udah gak apa-apa anggep aja kamu ketuanya hahahahhahaa”. Semua tertawa lepas .Akhirnya Imam,Terry,Ramy,Dany,Amel,Diana,Ratna,Ami dan aku memasuki mobil sekolah. Perjalanan pun dimulai dengan membaca basmallah.Disepanjang jalan kami habiskan dengan bercerita sambil bercanda bersama. Karena hari Jumat maka anak laki-laki harus melaksanakan Sholat Jum’at dan kami pun menunggu. Setelah mereka selesai sekarang waktunya Role soalnya giliran kami anak perempuan yang melaksanakan Sholat. Setelah selesai..
“Lama banget kalian sholatnya ampe tigapuluh menit”. Anak laki-laki mulai rewel.
“Maaf namanya juga cewe hahaaha”.
                                Perjalanan dilanjutkan hingga kita sampai di gedung Puspitek pukul 13.20. Kami langsung  berphoto dengan Dany sebagai photographer soalnya cuma Dany yang bawa kamera. Oke 1....2.....3..... cheeers. Lalu kami melihat berbagai pameran teknologi dari berbagai provinsi. Ada alat pendeteksi  tsunami dari Aceh dan lain-lain.
                Tak lama kami melihat mobil mirip ferrari tapi gak pake bensin wah pokoknya keren banget deh. Mobil itu layaknya artis aja banyak yang photo termasuk kami juga deh ikutan photo hahaha.
Setelah itu kami lekas memasuki ruangan seminar. Saat masuk ternyata acara sudah mulai dan sudah ramai. Owiya saat mendaftar kami mendapat souvenir loh ada buku,CD yah bersyukur aja deh. Lanjut yaaa... seminarnya itu berbentuk TALK SHOW “Ngabuburit sambil Berkreasi di Dunia Iptek -à MEMBEDAH KONTEN INTERNET&MEDIA MASYARAKAT. Dalam seminar ini banyak banget motivasi bahkan orang yang tunanetra pun bisa jago internetan loh pake alat Screen Reader. Contohnya kak Ramaditia sama Kak Dimas. Kak Dimas itu mahasiswa semester 8 di UI jurusan sastra inggris, wahhh keren kan.Acara seminar pada hari itu lumayan seru loh, Ada pengumuman lomba, hiburan seperti tarian rebana dan lain-lain.Wah serunya hari itu cepat berlalu dan tak terasa kami pun harus pulang.
                Pas masuk mobil ternyata Pak Sardi sudah membelikan makanan untuk kami buka puasa, namun kolaknya tumpah semua karena kedudukan Diana yang gak sengaja numpahin.
“Aduh perkolekan bapak tumpah semua, ayooo amankan!”>
“Ayoooooooo (lebay)”.
 Dalam perjalanan seperti biasa candaan selalu keluar dari mulut kami. Yah lumayan sambil nunggu buka puasa. Saat adzan maghrib berkumandang kami berhenti diwarung es kelapa buat makan sama buka puasa tentunya. Dengan lahap kami habiskan makanan. Imam sedari tadi merayu Ami  biar bisa nebeng pulangnya hihihi lucunya. Akhirnya kami melanjutkan perjalanan pulang.  Diana turun duluan lalu sisanya turun disekolah.  Saat sampai disekolah dan akan menuju rumah aku dan Pak Sardi melihat Ami dan Imam.
“Akhirnya dapet juga tuh anak tumpangan”. Pak Sardi Tertawa hahahha...
Aku pun ikut tertawa kecil lalu aku pulang kerumah pukul 19.30 . Yahhh pengalaman yang seru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar